Manajemen

Kinerja

Kinerja "Uang" bisa diukur dengan perhitungan feasibilitas dari laporan keuangan dengan mudah. Angka pengembalian modal bisa diketahui setiap saat.

Tapi sebenarnya tidak adil jika penilaian kinerja "uang" sepenuhnya dilihat dari laporan keuangan saja. Ada faktor lain yang sebenarnya tidak kalah penting dalam hal optimalisasi "uang" perusahaan, diantaranya : 

  1. Rencana bisnis jangka pendek (1 tahun) dan jangka panjang (minimal 3-5 tahun)

  2. Kompetensi personil di dalam perusahaan dalam pengambilan keputusan

  3. Infrastutur pendukung perusahaan.

Jangka Panjang

Visi, Misi, Target

PA, KPI, OKR

Jangka Pendek - Menengah

Rencana Bisnis/Budget

Manajemen kinerja adalah penerapan penilaian kinerja kepada seluruh stakeholders dan infrastuktur yang ada diperusahaan baik dari sisi financial maupun dari sisi operational. Sehingga bisa diketahui sejauh mana pemberdayaan sumber daya perusahaan, apa yang menyebabkan kegagalan proses, bagaimana solusinya dan perbaikan apa yang harus dilakukan. 

Manajemen kinerja ini merupakan salah satu fundamental yang penting di perusahaan agar perusahaan memiliki daya saing yang terus berkembang seiring dengan tuntutan usaha (lihat - Pengembangan Organisasi)

Menjadi hal yang sangat penting ketika penyusunan manajemen kinerja harus meningkatkan tingkat kompetensi pelaku bisnis internal dan effektivitas/effisiensi infrastuktur yang terlibat didalam proses usaha.

Kami bisa membantu perusahaan untuk ,

  1. Membuat rencana kerja atau langkah-langkah manajemen kinerja berdasarkan kebutuhan saat ini. Mungkin mulai dari penerapan PA (Personal Apprisal) yang sederhana sampai dengan penerapan KPI secara keseluruhan.

  2. Pembuatan konsep penilaian yang sesuai dengan yang dibutuhkan

  3. Pendampingan penilaian kinerja.

Kode Jasa

MK101

Tarif berdasarkan ruang lingkup 

pekerjaan

Ruang lingkup dan biaya investasi pekerjaan tergantung dari : 

  1. Kondisi mekanisme penilaian kinerja yang ada saat ini.

  2. Jumlah personil yang akan melakukan proses penilaian.

  3. Frekuensi yang akan dilakukan untuk melakukan penilaian