• aak

Investasi di dunia kerja

Diperbarui: 23 Jun





Investasi di dunia kerja adalah waktu.


Waktu akan membentuk :

  1. Pengalaman (experience - bad and good),

  2. Keterampilan (skill),

  3. Pengetahuan (knowledge), dan

  4. Pengembangan perilaku (behaviour/attitude).


Dan waktu akan terbagi menjadi beberapa potongan masa - masa belajar , masa bertumbuh, masa meraih, masa stabil dan masa menunggu.


Bagaimana dengan upah ?


Upah adalah hasil dari investasi waktu, yang akan mulai mendatangkan stabilitas ekonomi mulai dari masa meraih.


Upah yang dihasilkan sebagai pekerja adalah nilai waktu yang dibayarkan berdasarkan kehadiran dan keahlian, dan suatu saat akan menjadi stagnan. Tapi ingat tidak menggambarkan kualitas waktu yang kamu gunakan. Optimalkan waktu sebagai investasi dari sisi kualitas bukan sebagai itung-itungan rupiah yang dibawa pulang.


Tapi saya belum merasakan stabilitas ekonomi meskipun sudah hampir 12 tahun bekerja.


Ubah mindset mengenai bekerja. Bekerja adalah proses belajar dan menempuh kegagalan yang dibayar. Jadikan diri anda seorang investor waktu yang berani mengambil resiko (high risk) meskipun mengetahui bahwa pengembalian waktu anda (nb. upah) setiap bulan akan tetap sama.


Jangan menjadi pekerja yang berinvestasi waktu dengan resiko rendah tapi ingin mendapatkan upah yang tinggi (apalagi anda sudah memasuki masa usia yang tidak produktif), ingat ketika perusahaan melakukan rasionalisasi atau perampingan atau sizing ruang lingkup perusahaan, anda yang terkena resiko paling besar.


Gunakan waktu bekerja sebaik mungkin, maksimal usia 30 tahun untuk bertumbuh, tambah 5 tahun lagi untuk meraih, dan sisanya untuk menikmati dan menjadi ahli di jalur yang sudah dipilih.


Apakah sudah waktunya saya berpindah ?


Pertanyaan relevan jika tidak terjadi pengembangan investasi waktu. Datang dan pergi hanya mengharapkan gaji.


Ingat high risk, high gain (in the long term), pekerjaan high risk (dan/atau) diciptakan high risk akan menciptakan kesempatan di masa depan, dan yang pasti akan mendatangkan hasil (baik dalam bentuk upah maupun kesempatan) yang lebih baik.


Ingat - pelebaran comfort zone tidak perlu dilakukan diluar kondisi saat ini, perluas learning zone, jangan takut untuk beresiko. Sekali lagi - bekerja adalah proses belajar dan menempuh kegagalan yang dibayar.